Orang Jepang selalu terlihat
sehat dan aktif, bahkan panjang umur. Banyak yang bertanya apa rahasia mereka
sehingga bisa hidup lebih sehat dan lebih lama dibanding penduduk dunia
lainnya, termasuk di negara-negara yang makanan pokoknya juga nasi.
Ternyata gaya hidup dan kebiasaan tradisional budaya
Asia-lah yang membuat orang Jepang lebih sehat dari bangsa lain. Berikut
beberapa kebiasaan yang menjadi bagian hidup mereka, seperti dilansir India
Times.

1.
Mengkonsumsi makanan non-olahan
Banyak sekolah dasar di Jepang yang meyediakan
murid-muridnya makan siang dengan bahan organik lokal dan membuat anak-anak itu
tak punya pilihan selain menyantapnya. Kebiasaan sehat juga diterapkan keluarga
di rumah.
2.
Memilih nasi, bukan gandum
Hasil penelitian menyebutkan konsumsi nasi terkait dengan
risiko lebih kecil terserang penyakit kardiovaskular dibanding konsumsi tepung
gandum.Nasi juga bebas zat-zat yang membuat iritasi pencernaan, seperti asam
fitat dan lektin, yang sangat bersahabat, apalagi karena banyak orang yang
tidak cocok dengan gluten pada tepung. Namun orang Jepang makan nasi
secukupnya, tidak berlebihan, karena karbohidrat seperti nasi bisa berubah
menjadi gula sehingga bebahaya buat penderita diabetes.
3.
Porsi lebih kecil
Coba perhatikan, orang Jepang biasa menggunakan piring atau
mangkuk yang kecil. Alhasil, porsi makan mereka juga lebih sedikit.
4.
Kalori rendah
Orang Jepang senang mengkombinasikan makanan yang rendah
kalori. Contohnya, mereka makan nasi secukupnya, dengan ikan atau daging dalam
jumlah tak berlebihan, beberapa jenis sayuran, serta buah-buahan, dan minim
makanan olahan.
5.
Ngemil secukupnya
Orang Jepang juga tak suka ngemil berlebihan. Selain
jumlahnya sedikit, dalam sehari mereka jarang sekali mengemil. Mereka sangat
ketat dalam membatasi makanan tak sehat.
6.
Makan ikan setiap hari
Bukan hanya ikan, tapi juga hasil-hasil laut lain yang kaya
protein dan gizi, termasuk Omega-3 dan Omega-6, yang membantu membentengi tubuh
dari penyakit.
7.
Rumput laut
Menurut laporan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB),
bangsa Jepang mengkonsumsi 1 juta ton rumput laut setahun sebagai tambahan
makanan utama atau camilan. Semangkuk rumput laut mengandung 2-9 gram protein,
potasium yang lebih banyak dari pisang, juga yodium yang sangat baik buat
tiroid.
8.
Makanan hasil fermentasi
Makanan Jepang banyak yang merupakan hasil fermentasi,
seperti miso, acar, kedelai, tempe, dan kecap. Mengkonsumsi makanan hasil
fermentasi memberikan banyak mafaat bagi kesehatan, termasuk memperkuat sistem
kekebalan tubuh dan pencernaan.
9.
Minum teh hijau
Bangs Jepang menduduki ranking pertama dalam konsumsi teh
hijau, yang penuh antioksidan dan membantu tubuh melawan kanker, juga mnurunkan
risiko terserang penyakit jantung, serta membantu meningkatkan fungsi kognitif.
Hasil penelitian juga mengklaim orang yang minum lima cangkir teh hijau per
hari berpeluang panjang umur 26 persen lebih tinggi dibanding yang tak suka teh
hijau.
10.
Senang beraktivitas
Sejak kecil, orang Jepang sudah menerapkan gaya hidup aktif
dan sehat. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 98 persen
anak-anak Jepang berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah.
11.
Jamban jongkok
Tak seperti kebanyakan orang sekarang yang senang
menggunakan jamban duduk untuk buang air, orang Jepang masih mempertahankan WC
jongkok. Keunggulan WC jongkok adalah memperkuat kaki dan mengosongkan isi
perut lebih efektif, yakni tiga kali lebih cepat dibanding WC duduk.
12.
Pengobatan tradisional
Orang Jepang tetap mengandalkan ramuan tradisional sebagai
cara penyembuhan dan pencegahan penyakit dibandingkan obat-obatan kimia.
Daun-daunan, biji-bijian, akar-akaran, rempah-rempah masih digunakan oleh masyarakat
Jepang untuk menjaga kesehatan meskipun negara ini salah satu yang termaju di
dunia.
Comments
Post a Comment