Kaum
adam mengaku paling senang usai menyantap daging kambing. Alasannya, mereka
merasa bergairah untuk menyalurkan hasrat seksualnya kepada sang istri
tercinta. Akan tetapi, betulkan daging kambing bisa melecutkan libido seksual
pria? Atau hanya mitos turun menurun saja?
Seringkali ada anggapan usai
makan daging kambing maka tubuh menjadi panas dan dianggap bisa bergelora
secara seksual. Usai menyantap daging kambing, bisa jadi para suami langsung
'menerkam' istri mereka.
Ahli
Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Diah M. Utari
menjelaskan beberapa makanan dikenal mempunyai fungsi untuk meningkatkan libido
atau afrodisiak. Di banding kambing, beberapa ahli menyatakan bahwa afrodisiak
pada buah durian lebih tinggi.

"Pendapat bahwa daging
kambing mengandung afrodisiak masih kontroversi hingga kini," tegasnya,
Kamis (31/8).
Namun, kata Diah, di kehidupan
sehari-hari membuktikan bahwa banyak orang yang mengonsumsi daging kambing
merasa vitalitasnya meningkat. Bahkan banyak ahli medis yang berpendapat
kemungkinan daging kambing mampu meningkatkan hormon testosteron yang membuat
laki-laki bertambah libidonya.
Jika
dilihat, daging kambing mempunyai kandungan lemak yang lebih rendah di banding
sapi. Daging kambing memiliki kandungan energi atau kalori 154 kalori per 100
gram bahan. Kandungan protein 16,6 gram per 100 gram bahan. Kandungan lemak 9,2
gram per 100 gram bahan.
Dibanding daging sapi, daging
sapi memiliki kandungan energi atau kalori 207 kalori per 100 gram bahan.
Kandungan protein 17,1 gram per 100 gram bahan. Kandungan lemak 14 gram per 100
gram bahan.
"Sehingga cenderung tidak
terlalu memberatkan organ tubuh yang mencerna, khususnya liver, sehingga
membuat tubuh menjadi lebih nyaman, produksi hormon stabil," kata Diah.
Dalam kondisi tersebut,
menurutnya bisa jadi gairah seksual kemungkinan akan meningkat. Sebaliknya
daging sapi yang mempunyai lemak tinggi akan memperberat kerja hati dan membuat
tubuh merasa tidak nyaman sehingga berpengaruh juga terhadap gairah seksual.
"Gairah seksual sifatnya
tidak menentu dan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk hormon. Jadi rasanya
agak aneh karena gara-gara makan daging kambing tiba-tiba gairah meningkat.
Kemungkinan bisa juga karena sugesti," jelasnya.
Comments
Post a Comment